Bunga Tapak Dara: Tanaman dengan Segudang Manfaat

Bunga Tapak Dara, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Catharanthus roseus, adalah tanaman hias yang tidak hanya mempercantik pekarangan, tetapi juga memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan dan pertanian. Tanaman ini populer di Indonesia dan banyak ditemukan di pekarangan rumah atau kebun.

Asal Tanaman

Bunga Tapak Dara berasal dari Madagaskar, namun kini telah menyebar luas ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Tanaman ini tumbuh subur di daerah tropis dengan cuaca hangat dan lembap.

Jenis-Jenis Tapak Dara

Bunga Tapak Dara memiliki berbagai jenis yang bisa ditemukan baik di dalam maupun luar Indonesia. Beberapa jenis yang populer di Indonesia antara lain:

  • Tapak Dara Putih
  • Tapak Dara Merah
  • Tapak Dara Pink

Sedangkan di luar Indonesia, jenis yang lebih banyak ditemukan adalah varian berwarna ungu dan merah muda dengan berbagai corak.

Manfaat Bunga Tapak Dara

Bunga Tapak Dara bukan hanya sekadar tanaman hias, melainkan juga memiliki berbagai manfaat yang luar biasa:

  • Obat Tradisional: penelitian-penelitian menemukan bahwa ekstrak tanaman bunga tapak dara memiliki senyawa yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan berpotensi untuk mengobati kanker. 
  • Pengendali Hama Alami: Tapak Dara dapat digunakan sebagai tanaman pengendali hama alami, terutama untuk mencegah kerusakan pada tanaman lain di kebun atau pekarangan.
  • Meningkatkan Kesehatan Tanah: Tanaman ini dapat memperbaiki struktur tanah dan memberikan nutrisi tambahan bagi tanah yang kurang subur.

Cara Menanam Bunga Tapak Dara

Bagi para petani dan ibu rumah tangga yang tertarik menanam Bunga Tapak Dara, berikut adalah beberapa langkah mudah untuk memulainya:

  1. Pilih Lokasi yang Tepat: Tanaman ini membutuhkan cahaya matahari penuh agar tumbuh optimal. Pilih tempat yang mendapat sinar matahari langsung selama 6-8 jam per hari.
  2. Persiapkan Tanah: Tapak Dara tumbuh baik di tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik. Jika tanah di sekitar pekarangan Anda kurang subur, pastikan untuk menambah kompos atau pupuk organik.
  3. Penyiraman yang Tepat: Bunga Tapak Dara tidak memerlukan banyak air. Pastikan tanah cukup lembab, tetapi hindari genangan air yang dapat menyebabkan akar membusuk.
  4. Pemangkasan Rutin: Agar tanaman tetap rimbun dan berbunga banyak, lakukan pemangkasan pada cabang yang sudah tua atau layu.
  5. Perbanyakan Tanaman: Bunga Tapak Dara bisa diperbanyak dengan stek batang. Pilih batang yang sehat dan potong sekitar 10 cm, kemudian tanam di media tanam yang lembab.

Referensi:

  • Sudana, I. W., & Putra, M. (2020). Keanekaragaman dan Manfaat Bunga Tapak Dara dalam Pengobatan Tradisional. Jurnal Tanaman Tropis, 12(2), 143-149. 
  • Lestari, A. R., & Jaya, M. (2021). Budidaya dan Pemanfaatan Bunga Tapak Dara dalam Pertanian. Jurnal Pertanian Indonesia, 19(1), 34-41. 
  • Putri, R.R., Hakim, R.F. & Rezeki, S. Pengaruh Ekstrak Daun Tapak Dara (Catharanthus Roseus) Terhadap Jumlah Fibrobla Pada Proses Penyembuhan Luka di Mukora Oral. Journal Caninus Denstistry Volume 2, Nomor 1 (Februari 2017): 20 - 30
  • Putri, A.P & Nasution, M.P. Skrining Fitokimia Dan Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus Roseus L.) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (Bslt). Journal of Health and Medical Science, Volume 1, Nomor 2 (April 2022) Halaman 203-219

Dengan menanam Bunga Tapak Dara di kebun atau pekarangan, Anda tidak hanya mendapatkan tanaman yang indah, tetapi juga memperoleh manfaat kesehatan dan lingkungan yang sangat berguna.

Manfaat Bunga Zinia di Kebun Kelapa Sawit: Solusi Alami Tingkatkan Produktivitas

Bunga Zinia di Kebun Kelapa Sawit: Manfaat dan Cara Menanam untuk Meningkatkan Produktivitas

Bunga zinia, dengan warna cerah dan menarik, seringkali hanya dianggap sebagai tanaman hias. Namun, tahukah Anda bahwa bunga ini juga memiliki manfaat besar di kebun kelapa sawit? Selain memberikan keindahan visual, bunga zinia bisa membantu meningkatkan produktivitas sawit dengan cara yang alami dan berkelanjutan. Di artikel ini, kita akan membahas bagaimana bunga zinia dapat berperan penting dalam mendukung pertumbuhan kelapa sawit serta memberikan keuntungan tambahan bagi petani.

Manfaat Bunga Zinia di Kebun Kelapa Sawit

  1. Menarik Serangga Penyerbuk
    Bunga zinia sangat menarik bagi lebah, kupu-kupu, dan serangga lainnya yang berperan dalam penyerbukan. Penyerbukan yang baik di kebun kelapa sawit akan mendukung pembentukan buah yang lebih banyak dan berkualitas tinggi. Dengan menanam bunga zinia, petani dapat membantu proses penyerbukan secara alami dan mengurangi ketergantungan pada penyerbukan buatan.

  2. Meningkatkan Keanekaragaman Hayati
    Zinia dapat mendukung keanekaragaman hayati di kebun sawit dengan menarik berbagai jenis serangga dan burung. Kehadiran beragam spesies ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem kebun sawit. Keanekaragaman hayati yang baik juga dapat mengurangi serangan hama dengan cara alami, sehingga mengurangi kebutuhan akan pestisida kimia.

  3. Mengurangi Serangan Hama
    Beberapa jenis serangga yang tertarik pada bunga zinia adalah predator alami bagi hama kelapa sawit. Misalnya, kumbang dan laba-laba yang memangsa ulat api atau serangga perusak lainnya. Dengan menanam bunga zinia, petani sawit dapat membantu mengendalikan hama secara alami, yang pada akhirnya mengurangi kerugian akibat serangan hama.

  4. Sumber Nektar untuk Lebah
    Zinia adalah bunga yang kaya akan nektar, sehingga sangat cocok untuk menarik lebah. Petani kelapa sawit yang tertarik pada budidaya lebah madu dapat memanfaatkan bunga zinia sebagai sumber pakan untuk lebah mereka. Ini dapat menghasilkan pendapatan tambahan dari produk madu, selain dari hasil panen kelapa sawit.

  5. Estetika Kebun yang Menarik
    Selain manfaat ekologis, bunga zinia juga memperindah kebun sawit. Keindahan visual bunga yang berwarna cerah akan menciptakan suasana yang lebih menyenangkan bagi petani dan pekerja kebun, serta dapat meningkatkan citra kebun sawit yang ramah lingkungan.

Cara Menanam Bunga Zinia di Kebun Kelapa Sawit
Menanam bunga zinia di kebun kelapa sawit cukup mudah dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Berikut beberapa langkah sederhana untuk menanam bunga zinia:

  • Pilih area yang mendapat banyak sinar matahari, baik di sekitar tanaman kelapa sawit atau di jalur terbuka kebun.
  • Tanam benih atau bibit zinia di tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik.
  • Sirami tanaman secara teratur hingga tumbuh dengan baik.
  • Jangan lupa untuk memangkas bunga yang sudah layu agar tanaman tetap sehat dan tumbuh optimal.

Penutup
Bunga zinia bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi kebun kelapa sawit Anda. Dengan menanam bunga zinia, petani dapat mendukung penyerbukan alami, mengendalikan hama, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta membuka peluang pendapatan tambahan dari madu. Keberadaan bunga zinia juga dapat membuat kebun sawit lebih ramah lingkungan dan estetis.

Bagi para petani sawit, menanam bunga zinia di kebun adalah investasi kecil yang dapat membawa banyak keuntungan. Mari manfaatkan bunga zinia untuk meningkatkan hasil dan keberlanjutan kebun sawit Anda!

Referensi

  • Corley, R. H. V., & Tinker, P. B. (2016). The Oil Palm. 5th Edition. Wiley-Blackwell.
  • Darras, K. et al. (2019). "Biodiversity in Oil Palm Plantations." Global Ecology and Conservation, 19: e00646.
  • Syahputra, I. et al. (2020). "Pengelolaan Gulma Berbasis Ekologi di Kebun Kelapa Sawit." Jurnal Agronomi Indonesia, 48(2): 134-142.
  • Fitzherbert, E. B. et al. (2008). "How Will Oil Palm Expansion Affect Biodiversity?" Trends in Ecology & Evolution, 23(10): 538–545.

Bunga Aglaonema, bunga si paling viral pada saat pandemi


Aglonema adalah salah satu jenis tanaman hias yang banyak dipilih untuk menghias ruangan rumah. Selain memiliki daun yang indah, Aglonema juga dikenal dengan bunga cantiknya yang dapat membuat ruangan terasa lebih segar dan hidup. Bunga Aglonema sangat cocok untuk dijadikan pilihan bagi ibu-ibu yang ingin menambahkan nuansa hijau dan keindahan dalam rumah. 

Berikut ini beberapa alasan mengapa bunga Aglonema menjadi pilihan tepat untuk ibu-ibu: 

  1. Tahan lama: Bunga Aglonema memiliki daya tahan yang cukup lama. Dengan perawatan yang baik, bunga ini bisa bertahan hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi ibu-ibu yang sibuk dan tidak memiliki waktu banyak untuk merawat tanaman.
  2. Mudah dirawat: Aglonema termasuk tanaman yang mudah dirawat. Ibu-ibu tidak perlu khawatir jika tidak memiliki pengalaman merawat tanaman. Aglonema cukup diletakkan di tempat yang cukup terkena sinar matahari dan disiram secara teratur, maka bunga ini akan tumbuh subur dan cantik.
  3. Menambah keindahan ruangan: Bunga Aglonema memiliki warna yang indah dan kontras yang membuatnya menjadi pilihan tepat untuk dijadikan dekorasi dalam ruangan. Selain itu, bunga ini juga bisa membantu menjaga kelembaban udara di dalam ruangan dan meningkatkan kualitas udara. 
  4. Bisa ditempatkan di berbagai ruangan: Aglonema sangat fleksibel dan dapat ditempatkan di berbagai ruangan dalam rumah. Mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga dapur, bunga ini bisa memberikan sentuhan keindahan dan segar bagi seluruh ruangan di rumah.   
Untuk mendapatkan bunga Aglonema yang berkualitas, ibu-ibu dapat membelinya dari penjual tanaman hias terpercaya. Pastikan memilih bunga Aglonema dengan kualitas yang baik dan pilihlah yang sesuai dengan selera dan kebutuhan ruangan di rumah. Dalam merawat bunga Aglonema, ibu-ibu dapat memperhatikan hal-hal berikut: 
  1. Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari cukup, tapi tidak langsung terkena sinar matahari yang terik. 
  2. Siram secara teratur, namun jangan terlalu banyak agar tidak membuat akar membusuk. Pupuk secara berkala untuk menjaga pertumbuhan dan keindahan bunga. 
  3. Bersihkan daun dari debu dan kotoran secara rutin agar bunga tetap terlihat bersih dan sehat. Bunga Aglonema merupakan pilihan yang tepat untuk ibu-ibu yang ingin memberikan sentuhan segar dan keindahan di dalam rumah. 
  4. Dengan daya tahan yang lama, mudah dirawat, dan kemampuan untuk menambah kelembaban udara dan kualitas udara, bunga ini bisa menjadi solusi cantik untuk ruangan ibu rumah tangga.

5 Tips Mudah Mengatasi Penyakit Aglaonema untuk Ibu Rumah Tangga

Aglonema merupakan tanaman hias yang populer untuk menghiasi rumah. Namun, seperti halnya tanaman lainnya, Aglonema juga rentan terkena penyakit. Penyakit pada Aglonema dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti serangan hama, jamur, atau kekurangan nutrisi. Untuk mengatasi masalah ini, berikut adalah 5 tips mudah mengatasi penyakit Aglonema untuk ibu-ibu:

  1. Cek kondisi tanah dan pot

Penyebab utama penyakit pada Aglonema adalah akar yang membusuk. Untuk menghindari hal ini, pastikan tanah dan pot Aglonema selalu dalam keadaan bersih dan tidak terlalu lembap. Jika terdapat tanda-tanda akar yang membusuk, segera potong dan ganti dengan pot dan tanah yang baru.

  1. Perhatikan kelembapan udara

Aglonema membutuhkan kelembapan udara yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Namun, terlalu lembap juga bisa menyebabkan masalah pada tanaman. Pastikan ruangan tempat Aglonema ditempatkan memiliki sirkulasi udara yang baik dan jangan terlalu sering menyiram tanaman.

  1. Periksa terjadinya serangan hama

Serangan hama seperti kutu daun dan tungau dapat menyebabkan kerusakan pada Aglonema. Jika terdapat tanda-tanda serangan hama, segera bersihkan daun dengan air atau semprotkan insektisida alami yang dapat dibeli di toko pertanian.

  1. Beri pupuk secara rutin

Aglonema membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Beri pupuk secara rutin dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Pilih pupuk yang khusus untuk tanaman Aglonema atau bisa juga menggunakan pupuk organik.

  1. Jangan terlalu sering dipindahkan

Memindahkan Aglonema terlalu sering dapat menyebabkan stres pada tanaman dan membuatnya rentan terhadap penyakit. Pilih tempat yang tepat untuk Aglonema dan biarkan tanaman tetap di sana selama mungkin.

Itulah 5 tips mudah mengatasi penyakit Aglonema untuk ibu-ibu. Dengan perawatan yang baik dan telaten, Aglonema dapat tumbuh sehat dan indah di dalam rumah. Namun, jika masalah terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan ahli tanaman atau toko pertanian terdekat untuk mendapatkan saran yang lebih spesifik dan tepat.

Buah Murbei: Si Buah Kaya Nutrisi yang Wajib Dikonsumsi

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi (Linda Wahyuni)

Buah murbei telah dikenal sebagai salah satu buah yang sangat baik untuk kesehatan. Selain rasanya yang lezat, buah ini juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Buah murbei kaya akan nutrisi, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh.

Manfaat kesehatan yang terkait dengan buah murbei sangat beragam dan bervariasi, mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan kesehatan mata.

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi (Linda Wahyuni)

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Journal of Functional Foods" pada tahun 2015, buah murbei kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan yang terdapat dalam buah murbei juga dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Selain itu, buah murbei juga mengandung senyawa 1-deoxynojirimycin (DNJ) yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Diabetes Care" pada tahun 2007, konsumsi suplemen murbei selama 12 minggu dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Buah murbei juga mengandung serat yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko sembelit. Serat juga dapat membantu menjaga kesehatan usus dan mencegah kanker usus. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Nutrition Research" pada tahun 2013, konsumsi buah murbei dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus dan mengurangi jumlah bakteri jahat, sehingga meningkatkan kesehatan usus secara keseluruhan.

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi (Linda Wahyuni)

Buah murbei juga mengandung vitamin C yang tinggi, yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi. Vitamin C juga membantu memperbaiki jaringan tubuh dan memperkuat tulang, gigi, dan gusi. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal "Nutrients" pada tahun 2017, konsumsi buah murbei secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar vitamin C dalam darah.

Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan dari buah murbei, sebaiknya dikonsumsi secara teratur sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang. Buah murbei dapat dikonsumsi sebagai camilan sehat, ditambahkan ke dalam smoothie atau salad, atau bahkan dijadikan sebagai bahan untuk membuat minuman dan makanan sehat lainnya.

Dalam kesimpulannya, buah murbei memiliki banyak manfaat kesehatan yang beragam dan bervariasi. Dengan mengonsumsi buah murbei secara teratur sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang, ibu-ibu dapat memperoleh manfaat kesehatan yang baik bagi tubuh

Petani Bermimpi Bertani

Setiap anak pasti punya cita-cita dan impian besar dalam hidupnya, begitu juga aku. Sebagai seorang anak petani, yang masa kecilnya tentu saja diwarnai dengan keseharian bertani, aku tentu saja mengalami dan melihat banyak hal. Pergi sekolah dari ladang, digendong bapak pakai landong, gara-gara takut aku terlambat dengan langkahku yang lambat dan yang selalu tidak fokus karna bermain-main dengan lalang yang sering menoreh goresan tato dikulit.😂

Waktu beranjak SMA, sejarah selalu mempelajari tentang pertanian, Indonesia dengan rempah-rempahnya, bangsa eropa dan banyak lagi bangsa asing berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk rempah-rempah, aku sampai capek ngapalin nama-nama mereka yang asing banget ditelinga dan susah banget disebut. Belum lagi jaman belum merdeka, semua yang terjadi dimasa lalu karna menginginkan hasil

 pertanian. Dan hal yang membuatku tercengang ketika pada masa orde baru, ternyata Indonesia pernah menjadi pengekspor beras terbesar didunia dan mencapai swasembada beras. Selain itu, dulu waktu sekolah terngiang-ngiang ditelinga bahwa Indonesia adalah Negara Agraris.

Tentu saja, wawasanku masih sangat sempit waktu itu, aku juga termasuk anak yang sedang-sedang saja, tidak begitu hebat dalam hal belajar haha. Tetapi ketertarikan ku dalam hal pertanian memang tidak bisa dipungkiri. Teman2 dekatku pasti tau, bahwa aku dengan percaya dirinya mengatakan aku ingin jadi sosok yang kelak merintis kampung halaman ku untuk swasembada beras. Haha dan lucunya, ternyata ada diatara mereka yg mendengar itu masih mengingatnya sampai sekarang. "Lin, cita-cita kau masih sama?" "apa cita-cita ku?" "Loh bukannya dulu kau bilang mau jadi pelopor swasembada pangan dikampung kau?" haha. Aku sempat kaget kok dia ingat. Sejujurnya aku masih mengingat itu, dan tetap mengingat itu, hanya aku sadar aku belum mampu dan belum merasa pantas untuk itu, masih banyak yang harus ku lihat dan ku pelajari, dari sebabnya, akibatnya, tantangannya, faktor-faktor lainnya. Aku cuma seonggok daging yang berjuang untuk hidup dan juga mencoba perlahan melangkah bertahap untuk meraih cita-cita. Tentu saja aku tidak bisa apa2 jika hanya sendiri.

Ketertarikan ku terhadap Pertanian berlanjut hingga akhirnya aku lulus di Fakultas Pertanian. Makin lama aku makin banyak menyadari, banyak hal yang bertentangan dari yang kupelajari dengan apa yang menjadi kebiasaan yang dilakukan petani pada umumnya dikampung ku. Terutama kedua orang tua ku sendiri. Berladang misal, bercocok tanam dilahan kering jauh rendah produksinya dibanding sawah, tentu saja. Disana lahan pertaniannya berbukit. Mesin pertanian susah masuk karna akses dari kabupaten sangat jauh dan hanya bisa melalui sungai, baru baru ini sudah ada jalan darat namun masih sangat sulit untuk dilalui. Dari sisi ekonomi, dari analisis kelayakan usaha. Berladang sangat tidak menguntungkan, bukan hanya tidak menguntungkan, tetapi justru merugi. Tetapi kenapa petani masih melakukannya berulang selama bertahun-tahun???😓

Aku mulai iseng bertanya ke bapak : "Pak, ngapa bah kian mau beladang, sedangkan kalau dihitung biaya buka lahan, biaya nugal, biaya merumput, biaya mupuk, biaya panen, biaya giling dan biaya lain-lain itu jauh lebih mahal dibandingkan bapak beli dipasar. Bapak bisa beli untuk stok bertahun-tahun, tanpa harus capek dan banyak keluar uang". Ekspresi bapak mulai berubah 🤨 "Itulah kian anak sekarang tu, ndak ngerti! Ini tradisi kita, kalau bukan kita menjalankan siapa lagi? Nugal? Ngapa harus rugi ngasi orang banyak makan? Dari saat nugal itulah kita bisa ngumpul sekampung sama semua keluarga kita, gotong royong, ketawa begurau cerita apa segala. Bekumus pulang hitam-hitam kan, mana ada lagi jaman sekarang. Semua senang kumpul sama-sama. Selain ekonomi, sosial budaya juga penting apalagi jaman sekarang ni yang semuanya serba dari hp, berladanglah satu-satunya cara kita bisa kembali ke kebiasaan kita dulu".

Sontak waktu itu aku merasa seperti tertampar oleh kalimat bapak, aku jadi tertegun dan tidak bisa berkata-kata lagi. Aku jadi merasa tidak mengetahui apa-apa dan malu. Tetapi setelah itu, aku jadi makin bersemangat menetapkan langkahku tentang pertanian, selain untuk meningkatkan kesejahteraan petani dari kebiasaan yang belum tepat, disana juga banyak nilai sosial dan budayanya. Itulah kenapa aku nekad mengambil judul skripsiku tentang "Analisis Ketahanan Pangan Keluarga di Kecamatan Ambalau" aku nekad ambil lokasi penelitian ku dikampung yang secara logikanya aku akan butuh waktu dan biaya untuk menyelesaikannya. Benar saja, bahkan saat penelitian, aku sempat karam di sebuah riam ketika mudik menuju lokasi penelitian. Puji Tuhan kami semua selamat, hanya barang2 ku saja yang basah seperti Kuisioner ku sehingga aku harus balik lagi ke kecamatan untuk print ulang.

Ketika melakukan penelitian, menyedihkan memang, petani memang masih jauh dari kata sejahtera, masih banyak yg kesusahan untuk makan, padahal mereka punya lahan. Keterbatasan pengetahuan, berujung ke kendala ekonomi. Banyak sekali permasalahannya jika diuraikan. Ini masih menjadi PR besar dalam hidupku, bagaimana aku bisa berkontribusi setelah melihat sendiri faktanya disana.

Tidak ada yang salah, atau benar dalam hal ini. Semuanya adalah tentang faktor-faktor yang mempengaruhi. Beda petani beda pemahaman, beda orang beda sifat dan kebiasaan. Begitu juga dengan pemerintah, mereka sudah mengupayakan banyak program, namun keterbatasan tidak bisa dipungkiri. Oleh karna itu, alangkah lebih baik kalau kita semua sama-sama membangun satu sama lain. Dari hal kecil saja, ketika melihat tetangga kesusahan, bolehlah kita yang tau beri sedikit contoh dan pemahaman supaya tetangga tersebut menjadi tau dan mendapat sedikit perubahan. Tidak melulu seperti cita-cita ku tadi yang terlalu ketinggian haha 😅 Cukup dimulai dari tetangga saja dulu misalnya, itu sudah bagian dari pembagunan walaupun skala kecil.

Untuk sesama anak muda yang masih berjuang melakukan perubahan menuju pembangunan, diremehkan itu biasa, dianggap terlalu berambisi biar saja, dihina belum jadi apa2 atau dicap terlalu percaya diri juga nga masalah. Ingat, tujuan kita adalah membawa perubahan lebih baik, bukan untuk mendapat pujian dianggap baik. Tantangan itu adalah tangga buat kita. Tujuan adalah pegangan kita. Badai pasti berlalu, hujan pasti berhenti, pelangi selalu akhirnya menghiasi. Tetap semangat! Mari terus berkarya! - LW

TAHUN 2017 PENUH INSPIRASI

Sudah lama berhenti menulis. yaaa meski tulisan ini sekedar tulisan manja tak bermakna lebih. Entah kenapa malas ini mulai menjadi raja dalam diri (mulai lebay...).
Banyak hal yang mempengaruhi semangat ku, mulai dari :
1. Keluarga
2. Pekerjaan
3. Pacar
4. Teman dan yang lain

kenapa keluarga ?
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana ku di Universitas Tanjungpura Pontianak, aku akhirnya bisa meluangkan waktuku lebih banyak dengan keluarga. sejak SMA - Kuliah aku sudah mulai mandiri (cek-ceknya ngekos..HAHA). Selama kurang lebih 7 tahun aku hanya punya waktu 2 kali selama setahun untuk berkumpul bersama keluarga dan bahkan pernah beberapa tahun aku cuma bisa pulkam sekali karena kondisi biaya yang mencekik dan kampungku yang terlalu jauh. jangan ditanya sedih dan rindunya bagaimana, aku sampa-sampai hampir nga keluar rumah supaya bisa tetap bersama keluarga demi memanfaatkan waktu liburanku. jadi, aku mulai meninggalkan hobi dan kebiasaan ku. aku merasa ketika aku sibuk menulis, aku lupa akan kebersamaan bersama keluargaku. yaaah, mungkin karena lagi rindu-rindunya ya.. hehe I Love My Family <3 ;*

Kenapa Pekerjaan ? 
aku mulai bekerja diberbagai lembaga dan instansi. Aku mulai terlihat sibuk dengan pekerjaan yang baru saja ku jejaki. Transisi ini membuatku sedikit stres, lelah dan mulai berangapan bahwa enakan dulu deh, waktu masih jadi mahasiswa. wkwkwk. Masih kaget kali ya, di dunia kerja ternyata banyak hal yang baru ku ketahui dan pelajari. Bekerja bukan sekedar mampu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga tentang kenyamanan kerja, lingkungan, kolega, mitra dan lain-lain. semuanya seolah menuntut untuk selalu profesional, tidak mengenal sedang galau, sakit, sedih, lelah stres dan keluhan-keluhan lain. bahkan penampilan secara fisik pun akhirnya menampar keras pipiku, bahwa semua itu penting untuk menunjang sebuah karir. Entahlah... aku terlalu kaget dengan semua itu, serasa memasuki dunia yang jauh berbeda dari sebelumnya. Bekal dikampus secara akademik maupun organisasi belum juga mampu membuatku benar2 percaya diri dalam bekerja. aku masih lengah dalam kontrol emosiku. semua ini membuatku lebih banyak untuk menghabiskan waktu untuk mempelajari, mengamati, menganalisa dan akhirnya mengurung diri untuk sekedar menenangkan diri. NAH !!! paham kan kenapa aku mulai tak punya waktu untuk MENULIS ??? hahahah.... aku terlalu PEMULA didunia kerja, dan saat ini aku mulai beradptasi dan mencoba mengedalikan diri lebih baik lagi. dengan adanya tulisan ini, aku sudah bisa menerima keadaan, aku sedikit lebih kuat dari sebelumnya. aku bersyukur aku dengan kemampuan seadanya aku sekarang, dengan segala yang ku alami akhir-akhir ini, aku mulai mengetahui perlahan kelemahan dan kekuranganku. dengan begitu aku mulai tahu apa yang harus ku atasi kemudian. di Penghujung tahun ini, aku dapat menyimpulkan. DUNIA KERJA itu sebenar nya tidak sulit, yang sulit hanya bagaimana kita mampu mengontrol dan menguasai prilaku dan emosi diri, sehingga dapat lebih mudah melanjutkan masa depan. hehehe
banyak yang ingin ku tulis, tapi sayangnya malas ini masih meraja. hahaha

Pacar ????
hmmmm.... Tunggu dulu, jangan salah paham ya. haha. Pacar menjadi salah satu penyebab aku tak punya waktu untuk menulis. kenapa ? karena aku sedang sibuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik, lebih ramah, lebih sopan, lebih memiliki sifat wanita ideal pada umumnya. hahahah buseet !!!
umurku sudah mulai tua, 23 booook !!! diumur ini aku selalu ditanyai soal nikah, itu membuatku menjadi panik dan berkaca diri..apakah aku sudah pantas untuk menikah ? kenapa rasanya belum siap ? kenapa rasanya aku masih merasa labil dan kekanak-kanakan. aku mulai lebih rajin membaca artikel sosok wanita idaman, pacar yang baik, perempuan yang berjiwa lemah lembut, hemat, pandai mengatur uang, resep-resep rumahan favorit, dan masih banyak lagi...hahahahha. NAH !!! sudah taukan kenapa tahun ini aku sedikit sibuk sampai nga pernah ngalay-nglay'an lagi diblog. hahaha

Teman dan yang lain ???
Naaaaaahhh... kalau yang ini sesinya agak beda. wwkwkwkwk. setelah selesai kuliah aku balik kekampung. kerja dikampung. jadi sudah jarang banget ketemu satu dengan yang lain. hal ini membuat hari-hariku yang sudah disibukan dunia kerja menjadi sangat rindu. jadi kalo kebetulan punya waktu libur, aku manfaatin buat jalan-jalan, ngumpul bareng teman, share a,b,c,d dan lain-lain. pokoknya jadi kaya haus banget sama namanya nostalgia bareng mereka. rindunya mulai kerasa. serunya dulu itu buat ingin ngulang lagi...lumayanlah buat ngelupain sejenak suka-duka dunia kerja.hahahaha.


naaaaah.... jadi itu semua yang buat aku jadi vakum, sebenarnya sih intinya aku MALAS !!! hahaha
Sekarang, pekerjaan ku mulai menuntut untuk sering menulis dan banyak membaca. pas banget ini, aku lebih suka yang kerjaan begini. karena sejujurnya aku ini orangnya pendiam. kurang suka berbicara. tapi lingkungan dan dalam diri kadang justru menuntut untuk sering berbicara. hal ini yang sedang ku atasi sekarang. Lagi belajar mengontrol diri. lagi belajar lebih banyak diam, karna aku kalau ngomong kadang suka egois. hahaha Maafin ya. wkwkwk
sedang tahap belajar...
Manajemen waktu jadi prioritas utama...
bentar lagi sudah NATALAN...horeeeeeeee
bentar lagi TAHUN BERGANTI....yuuuuhuuuuuuuuu haha
semoga Tahun depan 2018 paling membahagiakan, penuh keceriaan, kesuksesan dan kemudahan.
Tahun 2017 ini adalah pengalaman, dan pelajaran untuk lebih memperbaiki diri kedepan. AMIN

sekian dulu ya tulisan nya...
jangan lupa baca juga tulisan ku yang lain. hehe
Terima Kasih sudah berkenan membaca sampai selesai.

Salam Sukses,

Linda Wahyuni 

Kuasa nya "King of The Outline" : Mahasiswa Tingkat Akhir


         
Hari demi hari berlalu, banyak hal yang aku lalu’in terutama masalah-masalah yang selalu kunjung datang menghadang setiap langkah. (buset ! lebay amat.:D) . Seperti biasanya masalah yang datang bertubi-tubi, khususnya di hari itu, hari dimana semangat yang begitu menggebu-gebu, senyum lebar membahana dan rasa percaya diri ketika itu aku (mahasiswa menjelang semester akhir) bareng  teman-teman rumpi ( cewe-cewe) seperjuangan dan sepenanggungan dikelas membawa perlengkapan perang untuk menghadapi ketua Jurusan. ( ups ! jangan salah paham, ga perang beneran kok,,:DD).  
Kala itu kami beranggotakan 11 orang termasuk Eke (:p) masuk ke dalam ruangan Kajur yang ketika kita buka wajib ditutup kembali, kurang tau juga kenapa harus ditutup kembali karena aku taunya dari tulisan yang ada dipintu, entah karena bapaknya pemalu,atau takut ada maling, atauuuuu,,,ngga tau deh, kayaknya gara2 apa, itu salah satu masalah yang sampe sekarang aku ngga tau jawabannya pa. Tapi kata teman sih gara2 Ruangannya Ber-AC…hahaha :D (masuk akal ?! terserah deh..BODO AMAT ! :D) . Sebelas Orang telah tiba dimedan perang,  pasukan mempersiapkan senjatanya masing-masing yaitu mengeluarkan Sebongkah Map berwarna Hijau Dangdut ( Ciri khas kampus ane bro. haha)  ber-isi kan helai’an2 kertas putih bertuliskan tinta hitam yang biasa dikenal anak2 menjelang semester akhir dengan “Outline”. Satu per satu pasukan mulai melakukan aksi perang nya dengan menghunuskan mapnya kepada “King Of The Outline” dan ketika itu suasana berubah menjadi sedikit hening alias Tegang.
          Keheningan terpecahkan ketika sang raja mengeluarkan suaranya dan memberikan sejumlah pertanyaan dan ternyata teman2 mulai mengeluarkan jurus dalam mempromosikan outline mereka masing2. Dan betapa bahagianya ketika itu semuanya diakhiri dengan sebuah 3 (Tiga) huruf yang benar-benar berharga bagi kaum mahasiswa melebihi harganya sang primadona saat ini yaitu Si Batu Akik..(hahahah :D :p) yaitu di “ACC”.
Oh my GOD..itu benar2 buat aku punya jantung nih yah kecepatan berdegup nya melebihi kecepatan cahaya !. Kenceng Bingit !. kamu tau kenapa ??? itu karena di Ruangan itu Cuma aku yang belum PERANG ! aku dengan sejumlah persenjataan diiringi dengan nada langkah lutut yang ketika di tabrak nyamuk terbang aja bisa langsung terjatuh dan degupan jantung yang melaju kencang seolah mempersiapkan diri untuk terjun ke Kolam Bundaran Digulist. “Selamat Siang pak, ini outline yang akan saya ajukan. ( Berusaha menyodorkan map dan berusaha duduk tenang )”.   Itu map dibuka sama pak King dan setelah melihat beberapa saat terdengar seperti sebuah kalimat keluar dari pak king. “wah,,,Judul kamu ini terlalu umum, sudah bisa ditebak hasilnya apa dan sepertinya sudah banyak yang meneliti masalah ini. Kamu bisa lihat-lihat di sini ya, ini arsip judul-judul skripsi jurusan kita, mungkin bisa membantu kamu mencari judul baru.”
Dddduuuuaaaarrrrr !!!!!!! Taaaar !!! Tarrr !!!! …………………………………………………..
Petir Guntur beserta hujan badai sedang berlangsung ketika sebuah kalimat terlontarkan dari sang “King Of The Outline”. Ini ngga adil, ngga adil, kenapa aku ?! eh salah ?! kenapa Cuma aku !!. kenapa 3 ( Tiga ) huruf menjadi begitu Keramat ketika aku yang duduk di kursi yang katanya panas itu. Why ?? ? why ??? saat itu degup jantung ku melambat, bahkan siput pun mampu mendahului, Lututku serasa tak bertulang tapi berakar, tanganku seolah baru aja kesentrum kabel Rice Cooker.
          “ baik pak, akan saya coba lihat-lihat.” Tanpa mampu memberikan alasan yang kuat untuk mempertahankan, aku Berusaha tetap terlihat tenang dan berusaha jangan terlihat sedih didepan pasukan pendahulu yang masih menikmati kesuksesan mereka dilangkah awal menuju level selanjutnya dimedang perang. Aku dengan sebuah buku keramat berdebu yang diberikan membuka seolah-olah sedang melihat-lihat dan berpikir dengan sekian banyak judul. Padahal nih ya, saat itu aku hanya berusaha nahan-nahan bendungan air di mata supaya ngga ngelunturin wajah kumal tak beralas bedak dan asal kamu tau dimata ini yang terlihat hanya sebuah kata yang melayang-layang mengitari buku itu yaitu “ Mengapa ?” mengapa…mengapa…mengapa………
“bagaimana ? sudah dapat ? “ terhentak dalam lamunan aku tersadar kan oleh suara yang membuatku semakin melemah. “ belum pak, emm bagaimana kalau saya cari dulu pak, besok datang lagi untuk mengajukan kembali”. Jawabku seolah tidak terjadi apa-apa. “ baiklah…”saya permisi pak”…….”iya”.
          Berdiri dan berusaha berjalan menuju pintu keluar yang masih sama ada tulisan ditutup kembali, melewati sekumpulan pasukan yang sebelum nya aku tergabung didalamnya, sedang antri mendaftarkan nama mereka di kitab Suci nya mahasiswa yaitu daftar masuk Outline. Dan sudah pasti nama ku ngga ada disana, ups ! BELUM, HANYA belum....( nyemangati diri sendiri).
          “lin, kemana ? kamu ngga daftarin nama kamu ?” Aaargghh !!! satu dari 10 orang pasukan menyadari kehadiran ku saat melintas dan so pasti semua pada ngeliatin ke arah aku dan ya udah ! jadi berasa lagi mau maling kepergok deh… “belum teman, besok-besok ajalah,,hehe” ( nyengir). “ loh, kamu ditolak ya ?” Busett dah, frontal amat lu men…( berasa udah kecemplung di kolam budaran digulist). “ di Tolak siapa ? aku ngga ada nembak cowok” ( Berusaha tenang). “ maksud aku outline kamu, di tolak ya ? (mempertegaas). “Belum di ACC hari ini, mungkin besok, besoknya lagi, atau besok dari besok dan besok besoknya lagi..haha “… “wah, kok bisa ?” . Haahhh !!! kok bisa ? kok bisa ?? kalimat tanya ini yang terkadang bisa merusak pertemanan kepompong, kalimat yang seharusnya ngga usah ditanya lagi karena selain hanya bisa membuat orang yang kamu Tanya gantung diri, yang wajib kamu tau dia juga ngga tau jawabnnya apa ???... “ hehe, bisa lah,, kalo udah pak king yang bilang bisa ya mau gimana lagi. Oh ya selamat ya kalian udah keterima semua. Semoga cepat lulus. (kalimat penutup dari aku yang membuka dan pastinya menyutup kembali pintu keluar sementara dari medan perang yang kesimpulannya adalah aku gagal dalam misi dan belum bisa melanjutkan perjuangan dilevel selanjutnya).
          Sejak saat itu aku mulai menjalani hari ku seperti biasanya, namun satu yang membuat berbeda dari yang lain, mereka semua dengan map hijau yang di tenteng kemana dengan segala cerita revisi dan revisi sedangkan aku masih berjuang melawan rasa malas dan ketidaknyamanan ku akan hal itu. Karena terdesak dengan pemandangan setiap hari yang terpandang oleh ku, ku putuskan untuk mencari dan mengajukan lagi, siapa tau pak “king of the outline” lagi berbaik hati. Sampai pada sekian lama penantian karena begitu susah dan lamanya Cuma pengen buka itu gerbang kastil nya pak king harus ngegembel berjam-jam dengan antrian yang panjangnya luar biasa ngalahin panjangnya sungai kapuas. Akhirnya… akhirnya bagian ku..giliranku….dan karena ini agak eksklusif teman, jadi aku langsung ke hasilnya aja ya, so pasti berkat usaha dan kerja keras aku ngetik sebanyak 582 kata alias 3(Tiga) lembar halaman tidak sia-sia dan akhirnya aku dapat raih juga yang namanya “ACC”…..Puji Tuhan.. :D ini adalah kebahagiaan tak terkira dari seorang mahasiswi kos-kos’an seperti aku..buset, selain nikmatnya sebungkus mie duo.. “ACC” ini benar-benar Anugrah.. hahaha :D…lagi-lagi aku harus berjuang, setidaknya sekarang aku sudah setara dengan mereka, teman2 rumpiku yang udah duluan naik level, dan sekarang yang harus aku ucapin adalah “SELAMAT DATANG REVISI..REVISI DAN REVISI…haha”
          Nah gaes !! itulah salah satu dari berjuta-juta masalah yang aku hadapi setiap harinya. Jadi plens, tetap semangat ya, meskipun terkadang dunia tidak berpihak ke kita dan seperti tidak adil, tetapi itu lah yang terkadang kita tidak sadari salah satu pembentuk dan penguat benteng pertahanan kita dalam memijaki masa depan yang kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi. Satu hal yang selalu aku tanam kan dalam hidup ketika mulai melemah dan seolah menghilang yaitu selalu ada harapan untuk mencapai tujuan seperti yang lain. Ketika kita ditolak atau tidak diterima dalam kondisi apapun, ubah redaksinya, bukan “Tidak” tetapi “BELUM”….

Bunga Tapak Dara: Tanaman dengan Segudang Manfaat

Bunga Tapak Dara, atau yang dikenal dengan nama ilmiah  Catharanthus roseus , adalah tanaman hias yang tidak hanya mempercantik pekarangan, ...